Kalau Dapat Buruk Micin, Yakin Pasti Malas Mengkonsumsinya

Healthyway - Dampak Buruk Micin - Monosodium Glutamate ( MSG ) atau micin merupakan sebuah garam natrium dari asam glutamate. MSG sering kali di gunakan sebagai bahan tambahan untuk menambah rasa asin dan gurih pada makanan. Namun, MSG sering kali di sangkut pautkan dengan banyaknya dampak buruk yang dapat ia hasilkan.


Sebenarnya, penggunaan micin pada makanan tidak akan menimbulkan dampak yang signifikan bila masih dalam takaran yang tidak berlebihan. WHO sebagai badan kesehatan dunia juga sudah mengakui keamanan penggunaan MSG atau micin dalam jumlah yang wajar. Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM juga telah menyebutkan bahwa penggunaan MSG dalam takaran yang wajar sama saja seperti penggunaan garam atau merica dalam makanan.

Monosodium Glutamat atau MSG sebenarnya terkandung secera alami dalam makanan – makanan berprotein tinggi. Diantaranya :

  • Tomat
  • Keju
  • Kecap
  • Rumput laut
  • Daging sapi
  • Daging unggas
  • Ikan
  • ASI


Selain itu, micin juga terkandung dalam beberapa makanan olahana seperti :

  • Tepung kanji
  • Kaldu unggas dalam kemasan
  • Daging kering
  • Ekstrak daging


Belum ada yang dapat memberikan data akurat mengenai dosis yang aman dalam penggunaan micin pada makanan. Namun, beberapa lembaga kesehatan menyatakan bahwa penggunaan micin dalam dosis 0,5 hingga 1,5 gram dalam sehari tidak akan memberikan dampak buruk yang signifikan pada tubuh.

Bila di konsumsi secara berlebihan, micin atau MSG dapat memberikan berbagai dampak buruk pada tubuh kita. Berikut ini, beberapa dampak buruk yang bisa ditimbulkan akibat dari mengkonsumsi MSG dalam takaran yang tidak wajar.

Hipertensi


Bila mengkonsumsi micin secara berlebihan, dipercaya dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah dan menyebabkan hipertensi. Beberapa orang juga memiliki sensitifitas yang tinggi bila mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan MSG di dalamnya. Mereka akan mengalami efek berupa sakit kepala dan pusing.

Kerusakan Sel Didalam Tubuh


Beberapa penelitian menunjukan bahwa MSG dapat menyebabkan kerusakan sel dan materi genetik yang ada di dalam tubuh. Bila mengkonsumsi MSG secara berlebihan, dipercaya dapat menyebabkan rusaknya limfosit atau sel darah putih di dalam tubuh.

Merusak ginjal


Konsumsi micin atau MSG dalam jangka panjang, juga dapat menyebabkan rusaknya ginjal dan serotonin. Bila serotonin ikut rusak, maka akan terjadi perubahan emosi dan suasana hati yang dampak menyebabkan timbulnya depresi.

Obesitas atau Kegemukan


Sebuah penelitian  juga menyebutkan bahwa dengan mengkonsumsi MSG secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan meningkatnya berat badan secara signifikan. Namun, penelitian lain justru menunjukan bahwa dengan mengkonsumsi MSG atau micin dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan akan berdampak pada penurunan berat badan. Oleh karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut guna memperjelas dampak dari MSG yang satu ini.

Chinese restaurant syndrome


Chinese restaurant syndrome adalah sebuah penyakit yang paling utama yang dapat disebabkan akibat dari dampak buruk micin. Chinese restaurant syndrome dapat muncul apa bila seseorang mengkonsumsi MSG lebih dari 3 gram dalam jangka waktu yang cepat. Gejala yang dapat di timbulkan dari Chinese restaurant syndrome umumnya berupa mengantuk, lemah, letih, mual, nyeri di bagian dada, jantung berdebar lebih cepat, kesemutan, kemerahan, mati rasa di beberapa bagian tubuh, dan sakit kepala. Selain itu, gejala yang ditimbulkan juga dapat lebih parah pada orang yang lebih sensitive dengan MSG.

0 Response to "Kalau Dapat Buruk Micin, Yakin Pasti Malas Mengkonsumsinya"

Posting Komentar